Tampilkan postingan dengan label Ramadhan 2014. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Ramadhan 2014. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 25 Juli 2015

Selain di Indonesia, Tradisi Mudik Juga Ada di Lima Negara Ini

|0 komentar
(foto via: nefosnews.com)

Menjelang Idul Fitri, tradisi mudik sudah tak asing lagi di Indonesia. Jutaan masyarakat Indonesia melakukan mudik untuk pulang ke kampung halaman agar mereka bisa kumpul dan lebaran bareng bersama keluarga.

Mengingat Indonesia adalah negara dengan mayoritas Islam terbesar di dunia, sudah pasti fenomena mudik di Indonesia merupakan yang terbesar di dunia.

Meskipun mudik lebih identik dengan tradisi orang muslim, namun mudik juga dilakukan menjelang peryaan agama lain.

Selain di Indonesia ternyata fenomena mudik juga ada di beberapa negara walaupun negara tersebut bukan negara Islam atau negara dengan penduduk muslim terbanyak. Berikut 10 negara yang melakukan tradisi mudik selain Indonesia yang sudah Wow Menariknya kumpulkan untuk Anda.

5. Malaysia

Malaysia merupakan salah satu negara lain yang melakukan mudik menjelang Idul Fitri. Tradisi mudik di negara tetangga ini dikenal dengan nama "balik kampong". Tradisi balik kampong di Malaysia biasanya dilakukan oleh orang-orang yang merantau ke kota untuk bekerja.

4. China

Di China tercatat ada sekitar 18 juta jiwa yang beragama muslim menurut catatan resmi beberapa tahun lalu. Dan kemungkinan besar penduduk muslim di China akan semakin bertambah lagi. Jadi tak heran kalau yang namanya mudik juga ada di negara ini walaupun tak sebesar di Indonesia.

Mudik juga kerap dilakukan penduduk China saat menjelang tahun baru Imlek dengan tujuan untuk berkumpul bersama keluarga di kampung halaman.

3. India

Setiap tahun warga di India pulang ke kampung halaman untuk merayakan upacara dalam agama Hindu di India atau lebih dikenal dengan sebutan Festival of Lights.

Selain itu, warga muslim di India juga berbondong-bondong pulang ke kampung halaman menjelang Idul Fitri. Mereka juga melakukan hal yang sama seperti yang ada di Indonesia, seperti bersalam-salaman, membagikan sedekah atau saling mengirimkan makanan.

2. Pakistan

Fenomena mudik di Pakistan juga tidak jauh dari Indonesia dimana jutaan penduduk Pakistan ramai-ramai pulang ke kampung halaman. Sama halnya juga dengan Indonesia yang selalu mengerahkan ribuan polisi untuk memantau lalu lintas selama mudik, di Pakistan pun juga sama melakukan hal itu demi kelancaran para pemudik.

1. Arab Saudi

Di Arab Saudi, mudik biasanya dilakukan saat menjelang Idul Fitri dan Idul Adha. Bagi orang yang kebagian menerima tamu, mereka akan berlomba-lomba menyajikan makanan lezat dan menata rumah mereka seindah mungkin. Sedangkan bagi yang mudik, mereka juga pasti tak sabar ingin cepat sampai di kampung halaman.

Rabu, 22 Juli 2015

Tips Tetap Sehat Meski Berpuasa Saat Mudik

|0 komentar
Ilustrasi (foto: iStock)
Perjalanan mudik yang jauh bisa saja membuat Anda untuk tidak berpuasa karena kelelahan. Namun sebenarnya Anda bisa kok tetap sehat meski berpuasa saat sedang mudik. Ikuti beberapa tips berikut ini yang sudah Wow Menariknya rangkum untuk Anda yang ingin tetap bepuasa saat mudik.

5. Minum yang banyak saat sahur

Yang paling penting agar tubuh Anda tetap sehat saat sedang mudik yaitu jangan sampai cairan dalam tubuh Anda kurang. Minumlah kalau perlu tiga sampai empat gelas air putih saat sahur. Dan jangan coba-coba minum-minuman yang bersoda atau mengandung bahan pewarna seperti sirup.

4. Makan sayuran dan buah-buahan saat sahur

Saat Anda akan mudik di siang hari, sebaiknya makanan yang Anda konsumsi saat sahur mengandung nutrisi yang banyak. Misalnya saja sayur-sayuran dan buah-buahan. Mereka akan memberikan energi yang cukup untuk tubuh Anda agar tetap sehat meski berpuasa saat mudik.

3. Memiliki waktu tidur yang banyak

Sehari sebelum Anda pergi untuk mudik, jangan sampai tubuh Anda kelelahan karena kekurangan tidur. Jika Anda kekurangan tidur, maka itu bisa membuat tubuh Anda jadi lelah. Belum lagi ditambah perjalanan yang sangat jauh, hal itu akan semakin memperburuk tubuh yang pada akhirnya Anda jatuh sakit.

Jadi tidurlah yang cukup saat malam sebelum keesokan harinya Anda mudik. Kalau mengalami susah tidur, coba minum segelas susu dan roti ditambah selai kacang, mungkin itu akan membantu tidur Anda jadi nyenyak.

2. Jangan terlalu banyak aktivitas

Selain tidur, aktivitas yang Anda lakukan sehari sebelum berangkat harus diperhatikan juga. Jangan sampai tubuh Anda tidak dalam kondisi yang fit saat akan mudik karena terlalu lelah akibat aktivitas yang padat. Coba untuk tidak beraktivitas dulu saat akan mudik. Kalau merasa aktivitas itu tidak bisa ditinggalkan sebaiknya Anda harus meluangkan waktu istirahat di tengah padatnya aktivitas Anda.

1. Istirahat

Kalau merasa tubuh sudah mulai pegal dan lelah dalam perjalanan, sebaiknya Anda jangan memaksakan diri dan mulai untuk beristirahat sejenak. Dan jika Anda merasa masih kuat untuk berpuasa, Anda boleh melanjutkannya, tetapi jika merasa tubuh Anda tidak mampu lagi berpuasa, jangan sungkan untuk berbuka karena takut tubuh Anda nanti jadi sakit.

Senin, 20 Juli 2015

10 Tips Agar Mudik Kamu Berjalan Lancar dan Selamat

|0 komentar
Ilustrasi mudik

Mudik sudah menjadi tradisi yang melekat pada sebagian masyarakat yang ada di Indonesia. Menjelang lebaran, mereka yang akan mudik sudah mempersiapkan diri untuk pulang ke kampung halaman dan lebaran bersama keluarga di sana.

Tak terasa lebaran tahun ini hanya tinggal sepekan lagi dan tentu banyak orang sudah mempersiapkan diri untuk melakukan mudik. Namun setiap tahunnya selalu banyak terjadi kecelakaan pengendara baik itu motor atau mobil yang memakan korban jiwa. Hal itu kebanyakan disebabkan oleh kondisi tubuh si pengemudi yang kurang terjaga atau human error.

Tentu setiap orang yang hendak mudik tidak ingin hal semacam itu dialaminya. Oleh karena itu sangatlah penting untuk memperhatikan apa saja yang perlu disiapkan sebelum berangkat. Berikut Wow Menariknya menyajikan beberapa tips agar mudik kamu tahun ini berjalan lancar dan sampai di tujuan dengan selamat.

10. Berangkatlah lebih awal

Bagi Anda yang akan mudik, sebaiknya Anda harus segera berangkat ke kampung halaman dua pekan atau satu pekan sebelum lebaran tiba. Hal ini dilakukan untuk menghindari kemacetan yang parah yang bisa membuat Anda datang terlambat di kampung halaman.

9. Gunakan transportasi umum layak pakai

Bagi yang ingin mudik dengan menggunakan transportasi umum seperti bus, kereta, pesawat terbang atau kapal laut, sebaiknya Anda memperhatikan kondisi kendaraan yang akan Anda tumpangi. Perhatikan apakah kendaraan tersebut benar-benar dalam kondisi yang bagus dan layak pakai atau tidak.

Biasanya transportasi yang tidak layak pakai terlihat dari kondisi kendaraan yang sangat buruk seperti kenyamanan di dalam kendaraan tidak enak, berkarat, kondisi ban yang kurang baik dan masih banyak lainnya.

Untuk menghindari kecelakaan akibat kondisi kendaraan yang buruk sebaiknya Anda pandai-pandai memilih transportasi yang benar-benar layak pakai. Lebih baik mahal yang penting selamat!

8. Jaga kondisi kesehatan tubuh

Menjaga kesehatan tubuh sangatlah penting untuk Anda perhatikan sebelum berangkat mudik. Jangan sampai tubuh Anda sakit saat sebelum atau sedang dalam perjalanan mudik. Hal itu bisa membatalkan Anda untuk lebaran bersama keluarga.

7. Tidur yang nyenyak

Ini sangat penting bagi para pengemudi kendaraan pribadi yang akan mudik. Banyak kecelakaan yang terjadi dikarenakan si pengemudi mengantuk akibat kekurangan tidur. Oleh sebab itu banyaklah tidur sehari sebelum melakukan mudik utnuk menghindari kantuk saat mengemudi.

6. Lebih baik mudik di malam hari

Mau berangkat siang ataupun malam sebenarnya sama-sama saja. Namun ada beberapa hal yang perlu diperhatikan kalau berangkat mudik saat malam hari, diantaranya kondisi jalanan yang lengang dan suhu udara yang dingin. Untuk itu kalau akan mudik saat malam hari, siapkan jaket hangat dan tidur yang cukup.

5. Hindari membawa barang secara berlebihan

Terkadang kita ingin memberikan sesuatu yang banyak saat tiba di kampung halaman. Namun justru membawa barang-barang dalam jumlah yang banyak bisa menyebabkan kecelakaan. Hal ini sangat penting untuk diperhatikan bagi para pengendara terutama motor. Bawalah barang yang dianggap ringan dan jangan terlalu banyak untuk menghindari kecelakaan atau kerepotan.

4. Periksa kendaraan Anda

Bagi yang menggunakan kendaraan pribadi motor atau mobil, sebaiknya Anda perhatikan kondisi kendaraan Anda. Perhatikan beberapa hal penting seperti kondisi rem, oli, tekanan ban, lampu dan lainnya. Jika merasa sudah lengkap dan dalam keadaan yang baik baru Anda bisa berangkat.

3. Gunakan tempat peristirahatan

Biasanya saat musim mudik tiba, banyak posko didirikan di sepanjang jalan yang ramai dikunjungi para pemudik. Posko itu akan memberikan layanan seperti pijat, menyajikan makanan atau terapi kesehatan. Itu sangat penting untuk mengembalikan stamina para pemudik yang sudah lelah.

Jika Anda sudah merasa lelah atau kantuk saat mengemudi jangan sungkan untuk beristirahat dulu. Dan dapatkan beberapa pijat atau tidur sejenak untuk memulihkan stamina Anda. Kalau memaksakan diri, takutnya terjadi hal-hal yang tidak diinginkan karena tubuh sudah kelelahan.

2. Bekal makanan-makanan sehat

Kalau ingin menghemat uang saat mudik dan ingin tetap sehat, Anda bisa memulainya dengan membekal cemilan-cemilan sehat pengganjal perut. Dan hindari makanan yang mengandung minyak atau pedas berlebihan karena bisa membuat Anda sakit perut.

1. Lebih baik gunakan transportasi umum

Menggunakan transportasi umum sebenarnya lebih baik ketimbang menggunakan kendaraan pribadi untuk mudik. Hal itu dikarenakan transportasi umum sudah terbiasa melakukan perjalanan jauh dan lebih berpengalaman. Apalagi kalau mudik tahun ini merupakan yang pertama kalinya, Anda lebih baik menggunakan transportasi umum.

Itulah beberapa tips yang sudah kami sajikan untuk mengurangi risiko terjadi kecelakaan saat mudik. Semoga mudik Anda tahun ini sampai di tempat tujuan dalam keadaan selamat yah.

Jumat, 17 Juli 2015

4 Alasan Puasa Kamu Selalu Batal

|0 komentar
Ilustrasi wanita yang disibukan pekerjaan (foto: Mark Aplet/Shutterstock)

Menahan rasa lapar dan haus dari terbit fajar sampai terbenam matahari dianggap sulit oleh sebagian orang dengan berbagai alasan, mulai dari aktivitas yang padat, pekerjaan, takut sakit, dan tidak kuat menahan lapar dan haus. Sangat sayang kalau puasa kamu hanya sampai setengah jalan.

Agar puasa kamu selalu tuntas sampai adzan Maghrib, coba kenali beberapa alasan berikut ini kenapa puasa kamu selalu batal.

4. Niat yang kurang

Seberapa kuat niat Anda untuk menjalankan ibadah puasa. Jika niat Anda kuat, bisa dikatakan tidak ada hal yang mampu membatalkan puasa Anda. Namun jika niat Anda kurang, hal kecil seperti melihat gambar makanan lezat saja bisa membuat Anda membatalkan puasa.

Jadi niatlah dengan sungguh-sungguh dalam hati bahwa Anda ingin sekali menjalankan puasa dengan sunguh-sungguh.

3. Aktivitas yang terlalu padat

Aktivitas yang terlalu padat saat sedang berpuasa terkadang bisa membuat puasa Anda jadi batal. Hal itu dikarenakan tubuh Anda terlalu kelelahan sementara Anda tidak bisa minum atau makan sebelum waktu bebruka tiba. Untuk mengatasi hal itu coba istirahat sejenak di tengah padatnya aktivitas Anda. Selain itu konsumsi makanan yang bergizi seperti sayuran saat makan sahur.

2. Tidak memperhatikan makanan saat sahur

Makanan yang dikonsumsi saat sahur juga sangat penting untuk Anda perhatikan. Sebab makan saat sahur sangat penting untuk memberikan asupan energi agar Anda kuat puasa seharian penuh.

Jadi konsumsi makanan yang mengandung nilai gizi yang sangat tinggi saat sahur, seperti sayuran, buah-buahan, susu rendah lemak dan makanan sehat lainnya. Dan hindari makanan seperti mie instan, nasi goreng atau makanan yang berminyak lainnya karena buruk untuk tubuh dan dapat memancing rasa haus yang cepat.

1. Lingkungan yang tidak mendukung

Jika Anda tinggal di tengah lingkungan yang tidak sehat, hal itu dapat membuat tubuh Anda mudah lelah dan pada akhirnya Anda tidak kuat berpuasa. Selain itu jika Anda bergaul dengan lingkungan yang dipenuhi orang yang tidak berpuasa juga dapat menggoda Anda agar tidak berpuasa juga. Sebaiknya Anda kuatkan lagi niat dan iman Anda untuk mengatasi masalah seperti itu saat berpuasa.

Kamis, 16 Juli 2015

4 Tips Agar Menyusui Tetap Lancar Selama Berpuasa

|0 komentar
Ilustrasi ibu menyusui (foto: Getty Images)

Kebanyakan ibu yang lagi menyusui lebih memilih untuk tidak berpuasa karena takut anaknya tidak memiliki asupan ASI yang baik. Meskipun demikian tidak ada salahnya untuk mencoba tetap berpuasa meski sedang menyusui. Ikuti beberapa tips berikut ini agar puasa Anda tetap lancar meski sedang menyusui yang kami kutip dari merdeka.com.

4. Perbanyak minum air putih

Waktu berbuka atau sahur merupakan waktu yang paling tepat untuk meminum air putih sebanyak mungkin untuk mencegah tubuh Anda dari dehidrasi selama seharian penuh berpuasa. Namun jangan pernah meminum kopi atau minuman berkarbonisasi lainnya sebab dapat menyebabkan dehidrasi.

3. Hindari mengonsumsi makanan pedas

Makanan yang Anda konsumsi ketika berbuka atau saat sahur juga harus Anda perhatikan. Sebaiknya Anda hindari makanan pedas serta produk olahan susu. Sebab zat dalam makanan pedas mampu mempengaruhi kualitas ASI Anda. Sedangkan produk olahan susu akan memicu produksi lendir dan hanya mengentalkan cairan tubuh.

Oleh karena itu sebaiknya Anda lebih banyak mengonsumsi sayur-sayuran dan buah-buahan ketika sahur atau berbuka agar kualitas ASI Anda tetap terjaga.

2. Perhatikan aktivitas Anda

Aktivitas yang terlalu padat di bulan Ramadhan juga dapat mempengaruhi kualitas dan kuantitas ASI Anda. Jika Anda stres karena padatnya aktivitas, hal itu bisa mempengaruhi jumlah ASI. Untuk menghindari hal itu, sebaiknya Anda meluangkan waktu untuk beristirahat di tengah padatnya aktivitas Anda.

1. Mintalah dukungan dari lingkungan sekitar

Dukungan dari lingkungan sekitar sangat dibutuhkan oleh para ibu menyusui. Terutama apabila Anda masih belum mengetahui apa yang harus dilakukan oleh ibu menyusui ketika berpuasa agar tetap sehat. Berbagi perasaan dapat meminimalkan stres ibu menyusui sehingga kegiatan menyusui tetap lancar.